Memasang Set Top Box Xtreamer DVB-T2 di Suzuki Ertiga

1:08:00 PM

Sesudah mengganti Head Unit pada kendaraan keluarga kami yaitu Suzuki Ertiga menggunakan Pioneer 2750BT. Maka timbul juga keinginan untuk menambahkan decoder TV untuk bisa menonton siaran TV selama diperjalanan. Tapi setelah dilihat di internet ternyata decoder analog TV di Internet harganya lumayan mahal dan hasil tangkapan siarannya ternyata tidaklah bagus seperti yang diharapkan karena masih analog.

Sekarang sudah jamannya digital dan sekarang juga sudah tersedia set top box digital dijual dipasaran yang dimensinya juga kecil. Ternyata set top box ini sudah ada yang mengaplikasikan ke kendaraan dan hasilnya lumayan bagus (wilayah Jakarta dan sekitarnya). Tidak ada lagi semut-semut yang mengganggu pemandangan kita. Hasil siaran pun jernih karena sudah digital. Saya ingin mengaplikasikan barang ini ke mobil saya. Setelah bertanya-tanya dan mencari tahu ternyata harga yang paling murah saya dapatkan yaitu 400k. Maka saya ingin mencoba merakit sendiri set top box ini di mobil saya. Setelah saya aplikasikan ternyatanya hasilnya tidak mengecewakan. Modal yang saya keluarkan pun kurang dari 400rb (soalnya saya dapat DVB yang lumayan mahal). Berikut saya jelaskan cara perakitannya.

Sebelum merakit tentu saya harus disediakan dahulu semua barang yang dibutuhkan, yaitu:
  •            DVB-T2 Xtreamer Bein 2
  •      Antena TV digital 25db atau lebih. (1 buah)
  •      Kabel antenna TV secukupnya (saya lupa berapa meter, saya pakai sisaan kabel Firstmedia yang sudah tidak terpakai)
  •           Kabel bekas telpon (sepakai dirumah saya)
  •      Konektor TV Female dan Male (masing-masing 1 buah)
  •           Kabel RCA (1  buah yang 3 kabel)
  •           Solasi listrik (secukucukupnya)
  •           Kabel mouse (1 buah dari mouse yang rusak, atau bisa juga dari kabel USB bekas chargeran)

Untuk unit DVB dan antena saya mencari di internet, saat itu saya kurang beruntung saya mendapatkan harga Rp. 240rb untuk DVB dan Rp. 75rb untuk antenna. Sebenanya unruk DVB kalau kita bersabar bisa mendapatkan harga yang lebih murah. Untuk DVB sendiri ada dua macam pada saat membeli, ada yang tipe baru dan ada yang tipe lama. Secara model agak bebeda tapi secara fungsi sama. Untuk tipe lama sudah ada yang share dimana memasukkan daya sedangkan yang tipe baru belum ada yang share. Masalah utama yang mungkin saya hadapi adalah dimana saya memasukkan daya nantinya, karena secara bentuk Set Top Box itu berbeda. Akan tetapi setelah saya membaca saya mendapatkan informasi caranya adalah dengan mencari tegangan 5v dc di rangkaian. Setelah memesan DVB saya melihat harga Rp.190rb yang dijual pihak seller. Jadi kalau mau bersabar kita bisa mendapatkan harga yang lebih murah. Sedangkan untuk antenna harga Rp. 75rb adalah harga yang paling murah yang bisa saya temukan. Jadi saya coba-coba saya kalau tidak berhasi ya mungkin saya akan juga lagi hihihi.

STB tipe lama

STB yang saya beli (tipe baru)
Antena 25db

Setelah barang datang saya langsung cobain Set Top Box di TV kantor dan hasilnya bersih sekali karena dapetnya digital. Setelah itu saya mulai membongkar STB yang sudah saya beli. Ternyata system penutupannya system lock saja. Jadi hanya mengcongkel sedikit bisa membuka kotak STB.
Kotak STB yang telah dibuka paksa
Kemudian saya mengubungkan kabel power STB ke stop kontak dan mulai mencari dimana bisa mendapatkan daya 5V DC. Sebenarnya di papan sirkuit STB sudah dipisah dimana yang high Voltage dan dimana yang low votalge. Jadi memeriksanya di low voltage saja. Cari kapasitor dan cek berapa volt daya yang terukur disana. Pada eksperimen yang saya lakukan, saya mencoba pada dua kapasitor di bagian low voltage. Ternyata keduanya saya dapatkan tegangannya 5V semua. Jadi yang saya pakai nantinya adalah pada bagian ujung saja. Pastikan juga mana yang positif dan negative. Biasanya dari kapasitor bisa dilihat adanya gambar – (minus) pada bodi kapasitor kemudian solder kabel hitam pada kabel mouse/ USB. Sedangkan untuk kutup positif disolder pada bagian kabel merah. Sedangkan kabel lain tidak perlu dipergunakan.
Lokasi penyolderan

Jarak dekat

Uji coba menggunakan arus DC (mati)

Uji coba menggunakan arus DC (hidup)

Setela itu karena saya ingin menyembunyikan posisi STB ini maka saya perlu memanjangkan sensor remote dan indicator power. Saya menggunakan kabel bekas telpon rumah (soalnya dirumah sudah tidak terpakai lagi). Intinya disini kita hanya perlu memanjangkan sensor remote dan indicator power. Ini bisa digunakan kabel bekas mouse atau USB karena yang dibutuhkan hanya 3 kabel (untuk sensor dan juga indicator). Sehingga jikalau nantinya kedua komponen ini bisa dipanjangkan maka kita akan enak mau diletakkan dimana STB. Rekan-rekan saya di S3rious biasa meletakkan di console box sedangkan saya tidak ingin barang ini mengganggu pemandangan saya dan memenuhi saja.  Saya ingin meletakkan STB ini didalam dashboard dan posisinya tertutup.
Dua komponen yang akan saya panjangkan dan dipasang diluar

Awalnya saya ingin membuat parallel sensor remote dan indicator power STB ini akan tetapi setelah saya coba tidak berhasil (mungkin karena beda tipe sensor, saya kurang tahu). Akhirnya saya potong sensor remote dan indicator power lamp (semuanya mempunya 3 kaki) dan kemudian disambung dengan kabel ke luar STB. Sehingga nantinya kita bisa tahu dan mudah menggunakan STB nya. Untuk keamanan saya menggunakan shringking tube untuk preventif dari hubungan singkat.

Timbul pertanyaan darimana saya mengambil power buat Set Top Box ini. Sebelum memasang permanen saya mencoba dulu mengambil power dari mana. Pertama saya coba dari cigarette lighter dengan menggunakan colokan buat charger, akan tetapi gambar yang keluar bergaris-garis dari informasi yang saya dapat bahwa sanya amper yang masuk ke STB kurang jadi gambarnya kurang sempurna. Kemudian saya pakai port USB original.  Sebanarnya port USB sudah saya modifikasi karena head unit yang saya pergunakan sekarang adalah Head Unit Pioneer jadi socket port USB harus dimodifikasi. Setelah dicoba ternyata hasil gambar yang dikeluarkan oleh layar monitor bagus dan jernih. Jadi saya akan melakukan bypass untuk mengambil power dari kabel USB ini lagi dari belakang.

Setelah semua selesai saya mulai mencari posisi dimana STB saya akan diletakkan. Akhirnya saya menemukan posisi yang bagus, yaitu diantara dua tiang besi dibawah dashboard. Lokasinya tepat disebelah pedal kopling. Dengan cara melepas cover dashboard bagian bawah.  Kemudian saya memasangkan kabel power ke port female USB yang sudah saya buat sebelumnya. Setelah itu kabel buat snsor remote dan lampu incikator saya keluarkan. Setelah itu saya memasang kabel RCA (yang terdiri dari 3 kabel merah dan putih untuk audio dan kuning untuk video) ke head unit dan  ke STB. Sebenarnya untu output STB bisa menggunakan HDMI cable, kabel RCA atau kabel antenna. Kali ini saya menggunakan kabel RCA karena head unit hanya bisa pake RCA kabel. Jangan lupa merapikan kabel yang dipasang menggunakan kabel ties.

Setelah pemasangan kabel RCA kemudian saya memasang antenna di belakang kendaraan saya karena menggunakanantena TV digital 25db, antenna basenya menggunakan magnet hadi tinggal diletakkan saja langsung lengket. Sedangkan untuk kabelnya bisa di selipin di antara plafin dan karet pintu. Perlu dicari jalur yang enak untuk kabel antenna ini. Berubah jalur antenna akan berakibat berubahnya panjang kabel yang dibutuhkan.

Selesai pemasangan kabel saya langsung mencoba daya tangkap dari antenna ini. Tenyata hanya bisa menangkap 12 Channel siaran, sedangkan sewaktu saya mencoba didaerah Tamini square saya mendapatkan 25 saluran TV. Lokasi menentukan sekali ternyata.

Kalau ada yang masih ragu silahkan hubungi saya yah. Kalau saya bisa bantu akan saya bantu. ….. Dengan merakit sendiri STB di kendaraan saya saya bisa menghemat dan juga menambah pengetahuan saya….

You Might Also Like

53 komentar

  1. Mas.. saya mau nanya.. jalur kabel antenanya kalo di ertiga lewat mana ya? Soalnya saya juga pakai cuma bingung penempatan jalur kabelnya.. terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kabel dimasukkan disela trim. lepaskan karet pintu selipin deh kabel antenanya dan pasang kembali karet pintu.

      Delete
  2. Mas.. saya mau nanya.. jalur kabelnya lewat mana ya supaya rapi.. soalnya saya jugabpakai.. cuma bingung aja jalur antena kalo di ertiga lewat mana.. terima kasih..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya lagi nyari sela buat kabel masuk dari luar ke dalam. Itu yang agak susah. kalau yang lain sudah tidak masalah lagi tinggal selipin aja di plafon dan karet pintu

      Delete
  3. maaf ikut shere..
    untuk penempatan Set Box Xtremer saya tempatkan di sisi kursi depan dekat rem tangan..
    untuk kabel antena db saya menggunakan kabel Rakom (radio komunikasi) karena kabel tersebut lebih kecil dari kabel antena biasa, namun perlu di modifikasi di antena DB nya (diganti dengan kabel Rakom),
    untuk jalur kabel dari set box xtreamer ke antena DB saya masukan ke dalam karpet dasar sampai bagasi belakang,
    dan peletakan antena saya taruh di atas plapon belakang mobil.
    (apabila ingin memasukan antena db tinggal copot di plafon dan masukan ke bagasi).
    oya untuk hasil yang lebih baik lg gunakan antena 30 DB (memang agak besar namun hasilnya memuaskan)..
    tq..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Penempatan bisa dimana saja. tapi saya lebih suka posisinya tertutup. kalaupun saya akan memakai USB posis sekarang tidak terlalu sulit untuk memasukkan USBnya. Sedangkan untuk antena memmang semakin besa db nya kualitas lebih bagus. sayangnya bentuknya kurang saya sukai hehehehe......

      Delete
    2. Ane sdh coba jaringan kurang bagus tergantung lokasi kalau buat jalan duka hilang. Memang tv tuner buat di rumah mungkin ngak cocok kalau pakai di mobil. Sdh sy coba bisa tapi ya kadang kadang gambar hilang sendiri. Memang kalau untuk tv digital khusus mobil harga

      Delete
  4. Maaf nanya, cara melepas HU ertiga nya gimana mau pasang Kabel RCA ke STB, biar tidak merusak dashboard klo di congkel , saya coba congkel pake obeng min ujungnya dikasih kain tapi masih tidak bisa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga belajar dari yang masang HU ke mobil saya. Caranya yaitu melepas terlebih dahulu Glove Box kemudian masukkan tangan ke arah HU. Dirasakan ada semacam pin yang menonjol tekan keatas maka cover penutup atas AC akan terbuka kemudian dari sudut kiri buka pelan-pelan sampai semua cover AC tebuka. Kemudia lepaskan dua buah baut pengikat HU. Terakhir tarik head Unit kearah luar. Semoga bisa bisa membantu. Detailnya ada disini http://azraziana.blogspot.co.id/2015/07/modifikasi-kabel-usb-port-original.html

      Delete
    2. Mas share dong foto bagian belakang hu ertiga yang asli biar tahu ada colokan apa saja disitu.

      Delete
  5. Maaf tanya lagi mas...... ☺, kalau kabel antena pakai sambungan konektor male female mempengaruhi kualitas gambarnya tv nya nggak ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Asal sambungannya bagus harusnya tidak mas....kan antena sama kabel saya sambung pakai sambungan juga yang female dan Male. Hasinya bagus aja tuh....

      Delete
  6. Bolehkah dishare dimana tempat beli stb dan antena nya,mas?Terima ksh utk infonya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk pembelian STB dan antena saya beli secara online dan membelinya pun secara terpisah, karena untuk mendapatkan harga termurah. Menggunakan dua situs yang berbeda. Tokopedia dan Bukalapak, akan tetapi jadi lebih juga karena ada dua kali ongkos kirim. Bahkan, kemarin sesudah saya membeli STB ternyata ada yang promo dengan harga 50rb lebih murah. Sakitttt, banget hahahaha. Yang penting cari aja harga termurah....

      Delete
  7. Sebentar lagi nexmedia akan mluncurkan tv pay (unit STB T2 DVB) .
    u pemasangan di mobil + stasiun tv luar negri & siaran BPL bagi penggila bola liga inggris. Awal launcing 2016 (bocoran)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selama masih ada yang gratis kenapa harus berbayar. Semua ada keuntungan dan kerugian. Terlepas kepada pembaca yang memilih. Mau yang gratis atau yang berbayar.....

      Delete
  8. Mas beli antenanya dimana,.... sy sudah cari cari yg model seperti itu belum dapat juga.

    ReplyDelete
  9. Mas beli antenanya dimana,.... sy sudah cari cari yg model seperti itu belum dapat juga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ane beli di Jakartanotebook yang 25 db. Kalau ente pede beli yang 30 db. Ane ga suka modelnya. Ini link yang 25 db seperti yang punya ane. http://goo.gl/DCbLHH . Kalau yang 30 db ini link nya. http://goo.gl/HXfGFKhttp://goo.gl/HXfGFK. Di tokopedia juga ada tinggal bandingin harga termurah ama reputasi seller.

      Delete
  10. pak , saya sudah pasang kabel usb di kapasitor paling besar . Tapi kenapa nggak stabil yaa? Lampunya nyala redup. Lama-lama mati . Padahal saya pakai imput kabel usb di charger 5v 2.1A.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maaf bapak pakai Xtreamer yang model lama atau yang model baru? Soalnya design model lama dan baru agak beda. Kalau model baru yang bapak pakai berarti sama dengan saya. Kalau dari gambar diatas kapasitor yang paling besar itu berada di high voltage pak. itu bisa dilihat dari garisnya. Coba dipindah kabelnya sesuai dengan pemasangan saya.

      Delete
  11. saya pakai xteamer model baru pak, bli di jaknote . Saya yakin benar posisi kapasitor di low voltage , karena di luar garis High voltage . Dan jika saya ganti sensor dengan seri lain tapi sama 3 kaki, apakah berfungsi pak ? sensor yang lama saya copot . Terima kasih pentujuknya sinsei ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau gitu coba cek lagi pak. Pasang kabel power yang lama ke colokan listrik (alias kabel listrik dipasang lagi). kemudian cek di kaki kapasitor cari yang tegangannya 5V. Pasang kabel positif negatif disana atau coba ikutin lokasi pemasangan saya. Nah kalau sensor kemarin saya sempat coba paralel kan dengan tipe yang beda kurang berhasil. Sekarang jadinya saya potong itu sensor kemudian saya perpanjang kabelnya sehingga bisa dipindah sensornya ditaruh dibawah cover hand brake.
      Maaf pak saya hanya mencoba berbagi.... semoga percobaan berikutnya berhasil ya pak. Keep inform yah

      Delete
    2. Untuk pemasangan power dc 5v memang bisa di kapasitor output dari power supply aslinya. Tapi harus dicek apakah kabel usb power supply kita tidak SHORT karena kita masukin kabel di tengah tengah rangkaian power supply. Pengalaman saya, memang ada short circuit dibelakang kabel 5v yang akan kita masukkan. Biar ngak short, putus jalur atau copot componen power supply asal dengan tujuan benar benar jalur kabel 5v tadi masuk ke rangkaian utama dan tidak terganggu rangkaian power supply asal. Sebaiknya difoto dulu dan beri catatan komponen mana yang kita copot biar kalo mau pake buat 220v lagi enak balikinnya. Mengenai sensor infrared atau dikenal dengan TSOP bisa diganti dengan tipe lain asal kita tahu berapa frekwensinya, biasanya 38khz dan ada 3 kaki itu, kita harus tahu fungsi pin pinnya. Kita bisa tahu dari membuka datasheetnya, bisa dilihat di www.alldatasheet.com atau situs lain, tinggal ketikkan nomor TSOP nya. Banyak jenis typenya. Contoh yang buat 38khz adalah 4838 atau 4038, angka terakhir 38 adalah untuk frekwensi 38khz.

      Delete
  12. Pak saya memakai extrem dvb bien 2 seperti punya bapak, kabel sudah terintal semua tetapi pertama sy cb pake adaptor 1,2 A tetapi sya lupa setelan Volt nya di 9 V..sekarang STB saya jadi mati,,kira kira kerusakannya dimana ya?? dan apa saja yang perlu di ganti?? mohon pencerahanya bapak...trimaksih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kemungkinan di kapasitor yang dipasang kabel power atau dijalurnya ada yang putus. Coba diperhatikan lagi ada yang seperti terbakar tidak? Bisa juga coba di diendus pak kalau yang rusak mengeluarkan bau. Mudah-mudahan ketemu pak.

      Delete
    2. pak untuk antena 35 dBi kabelnya terlalu besar untuk di selipin di karet pintu, gmn solusinya pak? supaya terlihat rapi? apa perlu di potong kabelnya dan di ganti kecil mungkin??

      Delete
    3. Diselipin dari mana ke mana pak? Dari luar ke dalam atau gimana?

      Delete
  13. Mas mau tanya stb saya kok tdk mau pakai antena y 30db y tapi pakai antena ruma baus
    stb pakai sama bien2 jua

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dicoba dulu bawa jalan.... Soalnya dulu saya ga dapet siaran soalnya antena kurang kuat. Kalau dibekasi lemah banget sinyalnya... Kalau masih diperiksa antenanya. Soalnya yang 30 db harus lebih baik dari yang punya ane.

      Delete
  14. wah, tulisan yang sangat bermanfaat khususnya untuk pengguna set top box dvbt2
    terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. bagi yang ingin membeli set top box dapat mengungjungi website Http://jualsettopbox.wordpress.com

      Delete
    2. This comment has been removed by a blog administrator.

      Delete
  15. mas saya sudah berhasil sampai nyala tapi masih pake antena untuk tuner laptop yang kecil. kemudian saya beli antena 25dbi sesuai rekomendasi mas dengan harapan bisa lebih baik hasinya. tetapi malah sebaliknya tidak dapat sinyal. kenapa ya. saya juga sudah pernah pake yang 30dbi ya sama saja ga bisa dapat sinyal.mohon pencerahanya ?tks.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cobak cek semua kabel. Yang pasti kabel antenanya apakah itu masih normal atau sudah putus. dan juga koneksi dari konektor apakah pemasangannya sudah benar atau tidak...

      Delete
  16. Mas maaf mau tanya.. itu sampeyan pake Xtreamer Bein 2 atau xtreamer yg tanpa Bein 2? Soale gambarnya agak beda.. trims mas.

    ReplyDelete
  17. mas.... audio (suara) tdk kluar ya...sy pasang tuner venus dv3 t2 ews brio ...di HU ertiga dreza

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seharusnya keluar om, kan yang diutak atik cuma powernya doang.... Mungkin dicoba di pakai di TV biasa dulu. Kalau suara keluar berarti arus yang masuk kurang dari mobil.

      Delete
  18. mas.... audio (suara) tdk kluar ya...sy pasang tuner venus dv3 t2 ews brio ...di HU ertiga dreza

    ReplyDelete
  19. sudah dcoba di tv biasa...bagus ..lho.. o ya .... pd TV hy gmbr sj...tp pd AV audio saja... yg ku conect pd socet AV..apa itu garuh yaa

    ReplyDelete
  20. Pak sony boleh tak saya maen ke rmh, minta dipasangkan..
    Msh di jatikramat kan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Adu ini om Mustapa yah.... udah pasang juga kah? Rumah dimana emangnya. Japri aja yah...

      Delete
  21. mas ini rca nya yg 3 ke 1 di colokinnya ke aux bukan? punya saya kok ga bsa yah,hrus nebeng ke video in punya nya camera mundur

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setau saya colokinnya beda deh ama camera mundur. Soalnya saya juga pasang kamera mundur kok.

      Delete
  22. Saat ini sudah ada loh pak set top box khusus untuk dipasang di mobil
    cek http://jualsettopbox.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mas diky saya sdh punya skybox ini, yg anda maksud khusus di Mobil yg tipe apa?

      Delete
  23. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  24. Pak saya sudah pasang di mobil xtremer bien 3 tapi mengapa saat di pasang kabel antena sampai plafon luar bodi belakang mobil tidak bisa mendeteksi siaran tv sama sekali ya ?

    Dulu di coba pakai antena 30dbi langsung tanpa disambung kabel bisa mendeteksi

    ReplyDelete
  25. Mas Sony, kalau kabel powernya pakai converter dc ke ac lewat lighter bisa nggak mas, mohon pencerahannya soalnya saya nggak mau ngerubah stb nya trims

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ga bisa mas, dia pake arus 5 v aja. Bukan 12 v. Kalau ga ya pake inverter lagi. Jadi nambah biaya tapi banyak fungsinya.

      Delete
  26. sekedar share, untuk power 5V bisa pakai UBEC yang biasa di pakai kalangan hobi RC. Fungsinya turunin tegangan ke 5V dengan ampere yang stabil. Lebih bagus daripada USB Lighter lah. Takutnya over ampere nanti ngerusak sistem power supply asesoris lainnya kalo nebeng power supply. Input powernya bisa ambil dari 12V manapun (kontak acc mobil contohnya/power supply HU)
    Saya ngga jualan, tapi ini contoh barangnya
    https://www.bukalapak.com/p/hobi-koleksi/mainan/remote-control/51wcvk-jual-ubec-5-volt-3a-up-to-6a-maximal-lowest-noise-hobbywing-bec-3-a

    ReplyDelete
  27. Sy pasang stb merek crystal 650, gambar bagus dan tegangan pas buat mobil 12v tinggal potong kabel adaptor untuk disambung ke suply mobil, tp sy mau nanya bagaimana perbandingan antena 22dbi 25dbi dan 30dbi? Soalnya sy pake yg 22dbi.harapan siaran dapat lebih bannyak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah soal perbandingan saya belum pernah membandingkan merk lain dengan yang saya pakai. Soalnya pemakaian pribadi sih bukan untuk komparasi. Untuk antena sendiri katanya makin besar dbi nya makin bagus tangkapannya (sekali lagi ini hanya yang saya dengar). Berhubung antena yang 30Dbi dulunya tampilannya tidak senonoh hehehehe. Jadi saya pakai yang 25 Dbi.

      Delete

Like us on Facebook

Flickr Images