Monday, October 10, 2011

Melunasi KPR Mandiri

Tidak terasa sudah tiga tahun lebih kami menempati rumah yang kami beli dengan keringat sendiri (plus dengan hutang kepada keluarga). Pada awalnya kami mengajukan KPR ke bank Mandiri. Proses pengajuan sampai ke proses appraisalnya sih lumayan cepat. Tidak sampai 3 harian. Tapi proses analisanya yang memakan waktu yang lama. Sampai-sampai saya ingin mencari Bank Yang lain. Soalnya kalau kelamaan bisa dibeli ntar rumah itu. Soalnya kami membeli rumah seken. Pas sewaktu mencari-cari ternyata bank Mandiri menelpon lagi bahwa KPR saya disetujui. Lama peminjaman yang saya ajukan sekitar 11 tahun dan angsuran sekitar 900rb-an. Besarnya pinjaman yang saya ajukan sekitar 80 juta yang disetujui Cuma 74,500 rb.

Selama tiga tahun saya tidak pernah mendapatkan rekening Koran dari Bank Mandiri. Berkali-kali saya menanyakan, jawabannya akan dibikin laporan dan sampai tiga tahun saya sama sekali tidak mendapatkan rekening Koran.

Pada tahun ketiga iseng-iseng saya menanyakan ke custumer servive bank Mandiri, sisa pinajaman saya. Ternyata masih banyak (sekitar 62 juta lagi sisanya). Memang awal-awal sebangian besar bunga dulu yang diambil, jadi kalau kita membayar sekitar 1 juta makan 60 persen itu bunga dan 40 persen itu baru angsuran. Besarannya akan berubah mengikuti waktu. Jadi pada akhir pembayaran baru jadi besar  angsuran pinjaman dan kecil bunganya. Karena bunga udah diambil awal-awal.

Maka saya berkeinginan memindahkan KPR saya ke bank lain atau kantor saya soalnya ada fasiliats pinjaman juga. Kami memutuskan untuk mengambil pinjaman saja dari kantor saya. Maka pada tanggal 26 September 2011 saya mulai menelpon bank Mandiri Plaza Bapindo di Jalan Jendral Sudirman, bagian customer loan. Karena disinilah kami melakukan akad kredit. Ternya untuk menghubungi bagian customer loan bank Mandiri tidaklah mudah dibutuhkan perjuangan yang lumayan panjang. Untuk menghubungi customer loan ini kadang tidak menjawab dan kadang sibuk.  Sangat dibutuhkan kesabaran yang sangat banyak.
Setelah beberapa lama mencoba dan menghubungi Customer loan, akhirnya saya berhasil menghubungi bagian pelunasa customer loan bank Mandiri. Saya bertanya cara-cara pelunasan KPR di Bank Mandiri.  Adapun Langkah yang harus dilakukan adalah.
  1. Menanyakan sisa pinjaman KPR.
  2. Membuat surat permintaan penutupan pinjaman KPR
  3. Mengirimakan surat permintaan by Fax
  4. Konfirmasi ke Penerimamaan Fax
  5. Pemotongan uang tabungan/ Pelunasan KPR
  6. Konfirmasi kapan jaminan bisa diambil
  7. Pengambilan Jaminan angunan di Bank.
Satu persatu akan saya jelaskan nantinya.

Berhubung dikantor ada fasilitas pinjaman lumayan lunak (walau ada bunga juga) untuk pembelian rumah, maka kami memanfaatkan pinjaman itu untuk melunasi KPR di bank Mandiri. Tentu uang pinajaman itu tidak cukup, karena Cuma 30 juta. Ditambah lagi dengan uang bonus yang saya dapat dari kantor dan simpanan uang kami plus gaji kami bulan September. Dan masih uang tersebut masih kurang maka saya juga meminjam kepada keluarga juga hehehe.

1.       Menanyakan sisa pinjaman ke Bank.
Proses ini termasuk kedalam proses yang termasuk rumit karena susahnya untuk menghubungi bagian customer loan bank Mandiri. Nomor telepon dari Customer loan Bank Mandiri  Plaza Bapindo adalah (021) 5266566. Pada line ini akan dibagi lagi no. 1 untuk pelunasan, no 2 untuk konfirmasi pengambilan dokumen agunan. Disini perlu ditekankan berapa sisa uang pinjaman kita karena kita akan membuat surat pelunasan nantinya dan nominal ini akan dimasukkan kedalamnya.

2.       Membuat surat permintaan penutupan pinjaman KPR
Surat ini harus dibuat dan dikirimkan ke bagian customer loan up. Ibu Lita/ Nova (selama belum pindah nih orang). Dan dikirimkan dengan faximile. Adapun item yang perlu dijelaskan ini adalah: Hal surat, Nama kreditur, jumlah sisa pinjaman dan lainnya. Contohnya bisa dilihat pada gambar dibawah ini. Surat ini ditujukan kepada Ibu Lita/ Nova, bagian customer loan.

Contoh Surat Permohonan Pelunasan


3.      Mengirimakan surat permintaan by Fax
Setelah surat selesai dan ditandatangani, maka surat itu dikirimkan ke customer loan di Bank Mandiri Plaza Bapindo. Dengan cara menge-fax-nya. Nomor fax-nya (021) 5267050

4.      Konfirmasi ke Penerimaan Fax
Setelah surat tadi dikirim melalui fax ke no. (021) 5267050 seharusnya dikonfirmasi lagi kemandiri apakah sudah diterima atau belum. Ke nomor (021) 5267374 ext. 8229 atau 8421. Nah konfirmasi ini yang susah karena hamper satu jam saya berusaha menelpon customer loan bank mandiri, sama sekali tidak tersambungkan dengan staff customer loan, kalo ga sibuk ya tidak diangkat.

5.      Pemotongan uang tabungan/ Pelunasan KPR
Seharusnya apabila kita sudah konfirmasi pengiriman fax maka dengan sendirinya uang yang telah sediakan direkening kita akan disedot oleh mandiri. Ini yang kemaren membuat saya panic. Konfirmasi fax saja belum eh uang saya yang 62 juta sudah dipotong. Setelah saya berbicara dengan teman dia menganjurkan saya untuk pergi langsung mengunjungi banknya. Saya berpikir kenapa tidak, sekali langsung dapat informasi. Soalnya melalui telpon susaaaaaaaaaaaaaaaah banget.

6.          Konfirmasi kapan jaminan bisa diambil
Seharusnya proses ini bisa saja dilakukan dengan telpon tapi berhubung menghubungi  customer loanya susah makanya saya mendatangi Bank ini. Saya langsung mendatangi Customer Loan Bank Mandiri di Plaza Bapindo. Saya datang sekitar jam 8.30 pagi setelah melewati macetnya Jakarta dipagi hari. Bayangkan saja Mau ke Jl. Soedirman macetnya udah nyampe UKI. Terpaksa lewat jalan tikus hehehe. Dari UKI cawang-Jl. Dewi Sartika- Jl Raya pasar Minggu- Masuk gang (nah disini nama jalan saya tidak tau soalnya ngikutin orang aja) keluar di Jl tandean- Jl Senopati – SCBD- sampe di Plaza Bapindo.

Setelah parkir kendaraan saya langsung masuk ke gedung dan harus diperiksa oleh metal ditector tapi heranya ini metal ditector ga bunyi pas saya masuk padahal saya pake sepatu safety, dan menyerahkan SIM ke Pak Satpam (soalnya KTP bakalan dipake diatas).

Pak Satpam kasih tau kalau untuk Customer Loan berada dilantai dua dan Liftnya berada disebelah ujung dikiri dan kanan. Sesampai dilantai dua saya menemui recepsionis. Si resepsionis bernama Anggi.
Anggi “Selamat pagi pak, ada yang bisa dibantu”
Saya “ Pagi, begini saya mau melunasi KPR, saya sudah mengirimkan surat pelunasan dan uang saya sudah dipotong dari rekening. Pas saya mau konfirmasi susah banget. Gimana proses selanjutnya Mbak”
Anggi “Bisa dipinjam KTPnya pak, sudah dilunasi ya semua?”
Sambil memberikan KTP
Saya “ Sudah mbak”
Anggi ”Silahkan ditunggu pak” sambil berjalan menuju kedalam kantor.

Tidak beberapa lama saya dipanggil lagi. Saya disuruh datang lagi minggu depan tanggal 5 Oktober 2011 untuk mengambil semua berkas angunan saya di Bank mandiri. Saya disuruh menemui Bpk. Yogi. Berkas-berkas yang harus dibawa (kalau masih sendiri) :
a)      KTP Asli
b)      Materai 6000.

Kalau bagi yang sudah menikah, berkas yang harus dibawa :
  1. KTP saya asli
  2. KTP bunda asli
  3. Kartu Keluarga asli
  4. Buku nikah suami asli
  5. Buku nikah istri asli
  6. Surat kuasa pengambilan (kalau tanah atas nama istri dan istri berhalangan hadir untuk mengambilnya) dilengkapi dengan materai 6000.
  7. Materai 6000.

Tidak sampai 30 menit saya turun lagi kebawah untuk kembali ke kantor. Setelah mendapatkan SIM dari Satpam lagi saya kembali kekantor dan saya akan kesana lagi minggu depan.

7.      Pengambilan Jaminan angunan di Bank.
Untuk pengambilan dokumen agunan ini saya berencana berangkat lebih pagi dari biasanya dengan harapan tidak kena macet. Saya berangkat dari rumah jam 6 pagi dan ajaibnya ternyata di lokasi yang sama saya juga terkena macet juga. Terpaksa saya mengambil jalur alternative yang mana jalurnya sama dengan yang minggu kemaren saya lewati.

Pas mau mendekati jam 8 tepat saya bergerak kedalam gedung setelah beristirahat sejenak. Proses yang sama saya lewati, pemeriksaan, penyerahan SIM dan menunggu.
Saya bertemu lagi dengan ibu Anggi dan menyerahkan semua dokumen yang diminta. Kembali saya diminta menunggu. Hampir sekitar satu jam saya menunggu diruang tunggu.

Sekitar jam 9-an datang seorang staff Bank Mandiri menghampiri kalau tidak salah bapak nanang. Beliau yang menyerahkan semua dokumen kepada saya. SUrat tanah, IMB, PBB, Akta Jual Beli, Asuransi, dll. Termasuk surat pelunasan dari Bank mandiri.
Sekitar 15 menit kemudian saya selesai serah terima dokumen.

Jadi buat yang akan melaksanan pelunasan KPR Mandiri yang akad di Plaza Bapindo saya ingat untuk bersabar menelpon bagian customer loannya karena ya itu tadi, kalau mau cepat ya datangi aja Bank-nya langsung dijamin cepat.


15 comments:

  1. Informasi yang bermanfaat. Beberapa hari ini saya cari data mengenai ini. Boleh saya tanya satu hal:
    - saya kesulitan untuk menghubungi Consumer Loan Bank Mandiri. Kebetulan kantor dekat. Kalau saya datang langsung tanpa menelpon, bisa gak ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Datang langsung aja ... jangan lupa bawa hp seken buat stand bay petugas yang disana agar gampang di telephone

      Delete
  2. Memang sangat.... sangat..... sangat..... sangat.... sulit sekali menghubungi customer loan bank mandiri saat kita akan melunasi. kalau kita mau meminjam sangat mudah sekali. bisa bapak bayangkan untuk menghubungi customer loan mandiri saya membutuhkan hampir seminggu. sekali nelpon kadang hampir sejam saya menunggu pak.
    kalau kantor bapak dengan bank mandiri dimana bapak akad kredit dahulu, bisa kok didatengin. kalau saya di lantai 2 (atau berapa saya lupa) plaza bapindo jakarta.
    jadi bapak tinggal tanya langsung ama staff customer loan disana, berapa sisa hutang bapak dan bikin surat permohonan pelunasan kpr (tapi ini nanti). pastiin aja jumlah hutang dulu. setelah itu tinggal ikuting cara diatas.
    Kalau untuk pemotongan uang dari rekening kita cepat sekali pak, kadang saya belum telpon buat konfirmasi aja (kalau uang untuk sisa utang udah ada di rekening kita) ,uang sudah langsung dipotong hehehe.
    Untuk proses selanjutnya mending, saya saranin datengin aja itu bank dari pada makan hati telponnya.
    Nah kalau sudah dipotong maka butuh waktu sekitar semingguan, baru bisa ambil berkas lagi.
    Semoga informasi saya membantu bapak.....
    Maaf kalau telat ngebalesnya...

    ReplyDelete
  3. wah terima kasih banget nih buat infonya. sy juga ingin mengajukan pelunasan pinjaman, tapi bingung mau bikin suratnya. Beruntung ada blog ini, hehe.
    Terima Kasih sekali lg...

    ReplyDelete
  4. Sama-sama Pak, Saya hanya pengen berbagi informasi. Semoga urusannya cepat selesai

    ReplyDelete
  5. wah ternyata bank mandiri sangat terkenal susah di hubungi bagian customer loan nya.. 3 hari aja gak cukup untuk menghubungi.. ironis sekali bank besar dengan servis seperti ini..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Besar belum tentu menjajikan dalam service, karena kita yang butuh ya terpaksa kita yang pro aktif. Masalahnya bank di indonesia biasanya mudah didepan dan sulit di belakang, baik itu untuk KPR, kartu Kredit atau pinajaman lah...

      Delete
  6. BAnk MAndiri Kantor Cabang Jakarta Sudirman bagian loan lantai 2 tlp 021 5267374 memang paling susah di telephone, saya coba berulang-ulang jawabnya" sedang sibuk, silahkan tunggu"
    tekan tanda bintang "silahkan tunggu", maaf petugas kami sedang melayani nasabah lain, tekan tanda bintang, silahkan tunggu, silahkan tunggu, silahkan tunggu.
    ternyata line 021 5267374 adalah line "silahkan tunggu"
    weleh weleh, hari gini mau telephone aja masih ngantri... saya usulkan agar petugas bank mandiri disediakan HP masing2 10 buah, agar nasabah yang akan menghubungi dapat terhubung dengan mudah.
    JAdi....tidak ada lagi rekaman "silahkan tunggu"

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya begitu lah resikonya kalau mempercepat penutupan pinjaman. coba kalau top up pinjaman pasti cepet dilayani....
      Dibutuhkan kesabaran tingkat dewa untuk bisa menelpon bank ini. Mudah-mudahan ini hanya dialami sedikit debitor

      Delete
  7. makanya jangan pake bank bumn, mending bank swasta. lebih cepat pelayanannya.

    ReplyDelete
  8. Kemaren saya kepepet dan dapetnya bank ini ya terpaksa pake...

    ReplyDelete
  9. ternyata bukan saya saja yang jengkel dengan sambutan ramah "Silahkan tunggu"... sampai saya hitungin tuh pencet tombol bintangnya, mpe 7 kali ga masuk2 juga...

    thanks pak info nya, insyaAlloh saya samperin aja dah tuh bank, daripada lama plus jengkel ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tujuan cuma satu jangan samapi konsumen abayar lunas pinjemannya. jadi mending disamperin aja ya bu.... semoga lancar ya urusannya.

      Delete